Pages

October 21, 2013

Apa itu Table Manners ?

Ada ungkapan lama yang mengatakan bahwa karakter atau kepribadian seseorang dapat terlihat dari bagaimana cara ia menikmati makanannya, atau dalam pengistilahannya disebut dengan Table Manners. Mungkin bagi sebagian orang, table manners masih menjadi  hal yang asing dan kurang familiar, namun bagi para pecinta makanan, terutama mereka yang suka bersantap kuliner di tempat-tempat yang cenderung  formal, table manners merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan. Lalu apa sebenarnya table manners itu?

Secara umum, table manners dapat diartikan sebagai tata cara makan yang baik dan sopan, atau secara pemahamannya, Table Manners merupakan etika atau aturan yang digunakan ketika menyantap makanan – Yang juga termasuk di dalamnya tentang tata cara penggunaan peralatan makan. Setiap lingkungan memiliki table manners yang berbeda-beda – Tergantung bagaimana kebudayaan yang berlaku di dalam lingkungan tersebut. Table Manners diperkenalkan oleh bangsa Eropa sekitar  abad ke 14. Konsep table manners atau etika makan ini didasari oleh prinsip, nilai, serta norma kesopanan yang berlaku dalam lingkungan bangsawan pada abad itu, yaitu dimana seseorang yang dianggap professional atau terpandang harus bisa bersosialisasi dan menyesuaikan diri dengan lingkup kebangsawanannya – Maka dari itu, table manners lebih sering diterapkan ketika menghadiri acara atau undangan makan yang cenderung formal.
Seiring perkembangan zaman, konsep table manners pun mengalami banyak perubahan yang bertujuan untuk menyesuaikannya dengan perkembangan budaya dan sosial yang ada. Namun ada beberapa etika mendasar yang masih berlaku sampai dengan saat ini, antara lain :
1.       Ketika menyantap makanan, mulut harus mengunyah makanan dalam keadaan tertutup.
2.       Selalu berbicara dengan volume yang pelan ketika sedang menyantap makanan.
3.       Jangan menatap orang lain saat menikmati makanan.
4.       Jangan menimbulkan suara saat mengunyah makanan.
5.       Meminta ijin kepada tuan rumah / si empunya acara apabila ingin meninggalkan meja makan
6.       Apabila Anda sudah selesai menikmati hidangan, letakkan garpu di sebelah kiri dan garpu disebelah kanan bersama-sama di arah jam 5 di atas piring dengan bagian pisau yang tajam menghadap ke dalam.
7.       Selalu menggunakan tusuk gigi ketika ingin membersihkan sisa makanan yang ada di dalam mulut (gigi).
8.       Usahakan mencicipi semua makanan yang dihidangkan. Untuk itu, ambilah porsi makanan secukupnya.
9.       Ketika mengambil minum untuk mengisi gelas Anda, tawarkan juga kepada orang yang ada di sebelah kiri dan kanan Anda.
10.   Menambahkan bumbu setelah mencicipi makanan dianggap kasar dan menghina koki.
11.   Jangan meminta menyingkirkan sisa makanan anda kecuali acara makan sudah selesai dan jangan pernah melakukan bila diundang ke acara formal, kecuali Anda berada di restoran.
12.   Jangan lupakan satu hal yang umum, jangan lupa untuk selalu mengatakan ‘tolong’ dan ‘terima kasih’ setiap kali anda meminta bantuan.

Perlu diketahui bahwa etika makan di tiap tempat atau negara memiliki perbedaan, maka bagi mereka yang sering melakukan wisata kuliner ke berbagai negara, perlu mempelajari terlebih dahulu bagaimana etika makan yang berlaku di tempat yang mereka kunjungi.
 

No comments:

Post a Comment