Pages

January 23, 2014

Tradisi Kuliner Khas Imlek



Tradisi kuliner khas Imlek dalam budaya etnis Tionghoa – Perayaan tahun baru Imlek merupakan salah satu perayaan pergantian tahun yang sangat penting dan sudah berlangsung secara turun temurun. Pada perayaan masyarakat etnis China ini, berbagai macam persiapan pun dilakukan, termasuk beberapa makanan khas Imlek yang sering kita jumpai pada saat menjelang perayaan tahun baru China ini. Menurut sejarahnya ada beberapa sajian atau hidangan makanan yang wajib ada pada saat perayaan Imlek. Apa saja hidangan-hidangan tersebut, berikut ulasan lengkapnya.


Tradisi Kuliner Masyarakat Tionghoa yang wajib ada saat perayaan Imlek :

1.     Mie Panjang Umur

source : segalamakan.com











Makanan ini wajib tersedia pada saat perayaan Imlek sebagai bentuk dari pengharapan akan panjang umur. Bagi masyarakat etnis Tionghoa, mie merupakan simbolisasi dari umur yang panjang – Biasanya masyarakat China menggunakan menyajikan Siu Mie atau Shou Mian, yang berarti mie umur panjang.


2.     Jiaozi

source : lifewithheather.wordpress.com













Hidangan ini merupakan makanan tradisional China yang juga dikenal dengan nama  Kuo Tie, dan pada umumnya makanan ini disajikan sebagai makana pembuka atau camilan. Jiaozi menyerupai pangsit yang berisi daging babi atau udang cincang serta sayuran yang dicampurkan ke dalam satu adonan.  Biasanya seluruh keluarga dan kerabat akan berkumpul pada malam perayaan Imlek dan menikmati Jiaozi bersama-sama. Tradisi ini terus dilakukan sebagai bentuk dari harapan untuk dapat hidup makmur dan sejahtera.


3.     Telur Rebus dan Teh

source : seputarsemarang.com
Bagi masyarakat Tionghoa, telur yang direbus dengan menggunakan teh merupakan lambang dari kesuburan. Biasanya untuk menambah rasa, telur rebus dimakan menggunakan bumbu campuran kecap asin, kayu manis dann lada hitam.


4.     Kue Keranjang

 
Ssurce : gudeg.net

Bicara perayaan Imlek jika tidak menyediakan kue keranjang (read: Moon Cake). Kue ini merupakan tradisi kuliner khas Imlek yang paling popular di dunia. Dalam bahasa China, kue keranjang disebut Nian GaoNian artinya tahun, sementara Gao berarti kue. Menurut filosofinya, kue keranjang merupakan simbolisasi dari pengharapan rezeki yang terus meningkat di tahun berikutnya.


5.     Daging Ayam, Ikan, Babi











Sajian ketiga daging ini juga termasuk sebagai hidangan yang wajib disajikan pada saat perayaan Imlek, dengan maksud agar orang yang menyantapnya tidak meniru sifat dari ketiga hewan tersebut. Seperti yang kita tahu bahwa babi adalah hewan yang pemalas. Lalu ayam yang mempunyai kebiasaan selalu berpindah ke makanan lain ketika makanan yang sedang ia makan belum habis. Sedangkan ikan melambangkan dualisme, yaitu satu sisi dimana kulitnya yang bersisik menyerupai ular – Yang sarat dengan kejahatan, dan satu sisi lainnya yang menggambarkan ikan sebagai rezeki atau keberuntungan. Hidangan ayam dan ikan harus disajikan dalam satu hidangan utuh, yang melambangkan keutuhan dan kemakmuran yang berlimpah.
   

Jadi bagi kamu yang ingin ikut merayakan hari raya Imlek, Simak ulasan lengkapnya di info seputar kuliner

No comments:

Post a Comment