Pages

April 17, 2012

Jajanan Masa Lampau

Mungkin mereka sedikit terlupakan. Jajanan Masa lampau Tapi penganan ini selalu disukai siapa saja sampai sekarang. Dulu sewaktu masih kecil, banyak yang suka makan jajanan pasar seperti Lupis dan Cenil. Mencarinya pun gampang. Tapi, itu dulu. Sekarang untuk bisa menikmati pengananan yang disuka oleh siapapun ini jadi sedikit sulit. Soalnya, ssudah jarang orang yang mau menjualnya. Makanya kini coba muter-muter Kota Medan untuk hunting di mana saja jajanan khas pasar ini masih ada.


Gerai Ai Moka Bakery & Cafe
Gerai ini sudah tiga tahun berdiri. Utamanya menjual makanan tradisional seperti Nasi Kuning, Nasi Bakar, Nasi Liwet, Cake, serta Gorengan. Tempatnya cukup bersih dan nyaman. Kalau dilihat dari luar, gerai yang beralamat di Jl. S. Parman No. 19/255 A ini seperti rumah biasa. Di halamannya nggak tertera pamflet atau penanda lainnya.

Di sini penganan seperti Cenil (Rp7.500,-), Lupis (Rp3.500/potong), Bubur Sumsum (Rp7.500), dan Serabi (Rp 35.000/kotak) bisa ditemui gampang. Eits, Rujak Serut (Rp17.500) juga ada. Cenil berwarna hijau ini dibuat dari tepung kanji dan terasa sangat kenyal namun lembut ketika dikunyah. Lupisnya terasa empuk dan lembut. Apalagi jika disiram dengan gulanya yang kental dan pekat. Sepertinya sang empunya sangat menjaga cita rasa dan kualitas produknya dengan membuat penganan tersebut dari bahan asli tanpa pengawet. Kalau mau ke mari silakan datang, karena disini buka setiap hari dari pukul 8 pagi sampai 6 sore.


Gerai Gerobak Kopi
Gerai yang berada di Jl. Gagak Hitam No. 92, Ring Road ini sudah buka sejak November 2010. Disini adalah coffee shop yang menyajikan kopi khas Aceh asli Bireun. Namun, setelah melihat daftar menu, ternyata gerai ini juga menjual penganan tradisional khas Aceh seperti kue Timpan (Rp 1.000,-), Bikang (Rp1.000,-) dan Bulukat Durian (Rp15.000,-) dengan sensasi rasa yang khas.

Kalau mau mencari Cenil dan Lupis jangan di siang hari ya. Karena dua penganan ini baru ada di atas pukul 6 sore. Cenil (Rp5.000,-) dan Lupis (Rp5.000,-) juga jadi incaran anak muda yang biasa suka nongkrong di kawasan Ring Road. Hampir tiap malam ada saja anak muda yang makan jajanan masa kecil ini. Cenil merah mungil ini sangat menggoda karena kekenyalannya di lidah. Lupisnya juga favorit karena cukup mengenyangkan.


Gerai Lontong Kak Lin
Siapa bilang kalau gerai yang berada di Jl. Cik Di Tiro No. 8 FGH (tepat di depan SMANSA) ini cuma menjual Lontong dan Nasi Lemak? Ya, mereka juga menyediakan jajanan pasar seperti Cenil, Lupis, Lumpang, Sate Kerang, dan kue lainnya. Lupis perpotong yang dijual seharga Rp3.000,- ini terkenal sangat pulen. Ketika kalian mencicipinya, pasti enak. Karena begitu lembut, padat, dan pulen. Soalnya, dibuat dari pulut asli dan tanpa campuran lain seperti beras.

Cenilnya juga nggak kalah nikmat dan harganya terjangkau, yakni Rp5.000,-/porsi. Lontong Kak Lin buka setiap hari. Senin sampai Sabtu, setiap pukul 6.30 - 17.30 WIB. Sementara kalau hari Minggu bukanya sampai jam 3 sore. Oh ya, kalau mau menikmati jajanan pasar tadi, sebaiknya kamu datang sekitar jam 8-9 pagi. Soalnya kalau sudah lewat dari jam 9, penganan ini pasti sudah dipastikan tidak tersisa. (Teks: RZU/Foto: BH/Aplaus)

No comments:

Post a Comment