Pages

April 10, 2012

Mie 'Lendir" Khas Batam



Guys pernah mendengar nama Mie Lendir? Mendengar nama kuliner khas batam yang satu ini beberapa orang mungkin akan mengerenyitkan dahi. Tapi jangan salah, mie yang terdiri dari mie kuning, tauge dan telur ayam rebus ini sangatlah lezat bila disantap. Selain itu juga beberap restoran menyelipkan beberapa daging dan irisan bakso sebagai pemanis. Mengapa dinamakan Mie lendir? Kuah kacang kental yang telah dicampur dengan tepung yang dicairkan lalu disiramkan pada mie inilah yang memang terlihat seperti lendir. Namun rasanya yang gurih, sedikit manis namun tidak terlalu pedas menjadikannya salah satu ikon kuliner dari Pulau Batam dan Pulau Bintan.

Mie lendir ini biasa dijadikan sebagai menu sarapan masyarakat di daerah Batam. Mie Lendir yang masih panas memang sangat enak untuk disantap di pagi hari ataupun ketika cuaca sedang dingin. Apalagi bagi kalian yang menggemari sensasi rasa pedas juga dapat memasukkan irisan cabe rawit yang biasanya sudah disediakan oleh para penjual mie ini, sensasi pedas yang melintas di lidah pasti akan menambah kelezatan mie yang biasa dijual di pagi hari. Bukan hanya masyarakat lokal yang menyantap sajian ini tapi banyak juga wisatawan asing yang mencari dan mengaku ketagihan memakannya.

Semangkok Mie Lendir yang dapat memanjakan lidah ini biasa dapat ditemui di kawasan Nagoya di Kota Batam, Melayu Square di Kota Tanjungpinang, dan tempat-tempat lainnya di Kabupaten Bintan. Bagi kamu-kamu yang senang dengan wisata kuliner tak ada salahnya bila mencoba masakan melayu yang satu ini.

No comments:

Post a Comment